Posts

Showing posts with the label agama

Inilah Kitab Suci Ageman Sunda Buhun - Jati Sunda

Image
Foto: mytrip.co.id [Historiana] - Sebelumnya kita telah membahas ageman (agama) Sunda Buhun atau Jati Sunda . Gambaran dan definisi Ageman Jati Sunda tersebut telah kita bahas, Silahkan meng-klik link di atas. Kali ini kita menelusuri apa kitab suci Sunda Buhun atau Ageman Jati Sunda? Menururt Anis Djatisunda, "sampai dewasa ini saya belum menemukan pendapat para ahli yang berani memastikan, apa agama orang sunda pada masa Sunda Kuna." Walaupun belita sejarah rnemberikan indikasi -anasir Hindu dan Budha nampak dominan. Secara ekstrim Djatisunda berpendapat, agama orang sunda kuna sebut saja zaman pajajaran, adalah "Agama Sunda". Dipercaya bahwa beberapa berita yang sudah ditemukan mayoritas telah rnemberikan kejelasan. Contohnya naskah lontar kropak-406, Carita Parahyangan (CP) yang menunjukkan adanya para wiku "nu ngawakan Jati sunda.."  Yakni para pendeta yang menganut dan mengamalkan Agama Sunda.seraya memelihara "kabuyutan parahyangan". Ind...

Malaikat dan CCTV sama Saja...

Image
[Historiana] - Betapa malunya bila wajah kita terpampang di media sosial, sebut saja youtube. Manakala perbuatan buruk, tak bermoral dan memalukan itu ada di youtube. Hadirnya rekaman itu juga bisa dari CCTV yang ditempatkan tersembunyi di titik-titik Strategis. Setiap gerak gerik manusia di lokasi itu dapat terpantau. Sebut saja CCTV yang berada di Mall, supermarket, perkantoran, gedung-gedung pemerintahan dan lain-lain Kehadiran seseorang yang mengarahkan kameranya atas perbuatan kita, otomatis kita akan menghentikan perbuatan kita. Atau… kalau nekat akan menyerang si kameramen itu. Mengapa? Karena kita malu takut perbuatan kita tersebar luas di media sosial. Di facebook, grup WA atau youtube Sebenarnya ajaran agama telah memberikan pengertian adanya sang khalik yang selalu mengawasi kita ibarat CCTV. Malaikat Atid dan Roqib akan mencatat setiap perbuatan kita. Malu dalam pengertian positif, adalah perasaan yang mendorong seseorang untuk berbuat baik penuh kemaslahatan. Malu untuk b...

Kelenteng Majalengka Hampir Dirobohkan Zaman Orde Baru | Sejarah Klenteng Hok Tek Tjeng Sin Majalengka

Image
[Historiana] - Sejarah Pasang surut negeri kita juga dialami oleh para penganut Khonghucu. Klenteng Hok Tek Tjeng Sin dan Penganut Agama Khonghucu di Majalengka mengalami hal yang sama. Tulisan ini diadaptasi dari Yusuf Anbar Firdausi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Pada masa pemerintahan orde baru, agama Khonghucu dilarang oleh pemerintah, sehingga aktivitas keagamaan penganut agama Khonghucu menjadi terhambat. Diskriminasi umat Khonghucu mulai dirasakan dengan diterbitkannya instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 1967 Tentang Agama, Kepercayaan, dan Adat Istiadat Cina yang melarang segala aktivitas berbau Tionghoa. Kemudian disusul pada tahun 1978 diterbitkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No. 477/74054/BA.01.2/4683/95 tanggal 18 November 1978 antara lain menyatakan bahwa agama yang diakui oleh pemerintah yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha, sehingga mulailah keberadaan penganut agama Khonghucu dipinggirkan. Secara sistematis dan masif dilakukan oleh para menteri da...